Jumat, 09 Desember 2011

Program CSR

Fujitsu sebagai salah satu perusahaan di bidang IT mencoba membantu warga korban bencana letusan gunung merapi Yogyakarta melalui program CSR-nya. Memilih salah satu tempat yang menjadi daerah terparah terkena dampak usai letusan gunung merapi, yakni Jogoyudan. Beberapa rumah akan dibantu oleh Fujitsu untuk dibangun kembali setelah beberapa bagian rumah terlelap pasir akibat aliran larva dingin.

"Gerakan sosial ini dinamakan Fujitsu Volunter, malakukan tindakan pencegahan dan membantu mereka yang kurang mampu, yang berkonsentrasi untuk pembangunan rumah, oleh karena itu Fujitsu membantu mereka yang terkena dampak letusan merapi," ujar Setya Rahadi, Country Head Humar Resources General Services and Legal Fujitsu Indonesia.

"Kami akan coba membantu membangun 2 rumah dari 100 rumah yang di programkan oleh Human for Humanity. Ini adalah awal membangun sebuah semangat untuk kedepannya membuat aksi sosial yang lebih besar," lanjutnya di Jogoyudan, Yogyakarta. Saya yakin jika kita bisa melakukan pembangunan rumah ini bersama-sama, maka pembangunan di kawasan Jogoyudan akan segera selesai dikerjakan," simpulnya.

Menurut Thesada Yane Setiawan, koordinator volunter dari Habitat for Humanity, kawasan bencana Jogoyudan berada di tengah kota Yogyakarta dan ada di sepanjang aliran Kalicode. Daerah ini, terkena dampak larva dingin yang membawa pasir, bebatuan besar dan menyapu rumah di daerah ini.

""Kami akan membangun 100 rumah baru bagi keluarga yang ada di Jogoyudan. Selain itu juga akan membuat 4 toilet umum. Saat ini sudah berhasil membangun 8 rumah dan 3 rumah sudah layak huni," ujar Thesada.

"Daerah padat pemukiman, untuk pendistribusian bahan baku bangunan cukup sulit masuk, sehingga kami harus membangun alternatif berupa jembatan gondolayu untuk memasukan bahan bakunya," tambahnya. Kita berencana menargetkan pembangunan dua rumah yang dibantu khusus oleh Fujitsu di akhir bulan Desember," tandasnya.