Rabu, 25 Januari 2012

Konsultasi Properti Internasional

Konsultasi Properti Internasional, Jones Lang LaSalle-Procon, menyatakan bahwa di tahun ini bisnis properti perkantoran di Jakarta cukup menjanjikan. Sebab, untuk perkantoran khususnya di kawasan sentral bisnis (central business district/CBD)akan mengalami kenaikan harga sewa rata-rata 10 sampai 15 persen.

"Tingkat hunian perkantoran cukup tinggi, akibatnya sangat terbatas sehingga sulit mencari gedung perkantoran. Apalagi, gedung yang grade A," kata Head of Research Jones Lang LaSalle-Procon, Anton Sitorus kepada media di Jakarta, Rabu.

Anton menuturkan, kenaikan harga sewa perkantoran juga dipicu langkah pemilik gedung yang memiliki posisi tawar menawar yang kuat. "Dengan kondisi seperti ini, mereka dapat dengan suka-suka menaikkan harga," tuturnya.

Menurutnya, jika perusahaan tidak mampu mencari gedung yang strategis tentunya akan terjadi transaksi yang mencengangkan. "Terkadang, harga bisa hampir dua kali lipat di atas rata-rata," kata Anton. Tentunya, lanjut Anton, untuk penyewa kantor pilihannya terima atau tidak. "Mau tidak mau, pilihannya terima atau tidak," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, penyerapan ruang kantor komersial yang berlokasi di kawasan CBD Jakarta sepanjang tahun lalu mencapai sekitar 420 ribu meter persegi atau meningkat 78 persen. Angka tersebut merupakan rekor penyerapan pasar tertinggi dalam sejarah perkembangan pasar perkantoran di Jakarta," kata Anton Sitorus.

Anton menambahkan, bahkan di lokasi non CBD, permintaan ruang kantor di 2011 juga naik sebesar 154 persen menjadi sebanyak 143 ribu m2. "Harga sewa ruang perkantoran pun mengalami lonjakan yang cukup tajam," tuturnya.

Pemberantasan Kemiskinan

Pemerintah mempersiapkan rencana jangka panjang untuk pemberantasan kemiskinan melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan yang nantinya diintegrasikan dengan program yang sudah ada. Salah satu sasarannya adalah p enduduk miskin yang masih bertahan di wilayah pedesaan.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Nasional, Armida Alisjahbana, dalam Pertemuan Nasional Pendidikan Sosiologi dan Penyuluh Pertanian Indonesia di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (25/1/2012) . MP3KI dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat agar terentaskan dari kemiskinan dengan melibatkan peran badan usaha milik negara maupun swasta.

Konsep tersebut tengah disusun dan akan menyasar pada kelompok masyarakat miskin seperti di perkotaan, nelayan, maupun daerah tertinggal," kata Armida. Armida mengungkapkan data dari Badan Pusat Statistik yang menyebut keberadaan 30 juta warga miskin di Indonesia, 18 juta di antaranya terkonsentrasi di wilayah pedesaan terutama di Pulau Jawa maupun Sumatera. Angka tersebut belum mencantumkan 30 juta warga hampir miskin sehingga diakumulasikan menjadi 24 persen dari total populasi penduduk di Indonesia.

Kemiskinan juga mendorong peningkatan jumlah warga yang menjadi buruh migran karena sulitnya mendapatkan pek erjaan. Empat provinsi paling besar sebagai penyumbang buruh migran adalah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Menurut Armida, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci dalam memperbaiki kondisi tersebut, salah satu dico ntohkan proyek pembangunan Waduk Jatigede bisa mengairi daerah tandus di pantai utara sehingga warganya bisa berdaya tanpa harus pergi ke luar negeri.

Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Koordinator K esejahteraan Rakyat, Sujana Rohyat, mengutarakan bahwa penurunan jumlah masyarakat miskin di desa tidak setajam dengan yang di kota. Beberapa penyebabnya seperti rendahnya akses transportasi maupun pemodalan hingga keberadaan tengkulak yang menguasai jalu r produksi.

Setiap tahun, lanjut Sujana, sebanyak 2,6 juta petani menghilang karena lahan mereka sudah dikonversi. Secara keseluruhan, jumlah petani menurun dari 41,49 juta orang pada tahun 2010 menjadi 39,33 juta orang di tahun 2011.

Anggaran yang dikelu arkan pemerintah sebesar Rp 280 triliun per tahun untuk mendongkrak kesejahteraan warga miskin juga belum efektif. Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Kesejahteraan Rakyat, rasio tingkat pendapatan masyarakat di pedesaan masih 0,3 hingga 0,8 di bandingkan pendapatan di perkotaan.

Menurut Sujana, Indonesia tengah mempersiapkan wadah trustfund dari berbagai lembaga donor asing yang dikelola Bank Dunia untuk penanganan kemiskinan. Dengan penanganan yang akuntabel dan transparan, hingga kini terkumpu l dana hibah hingga 600 juta dollar. Nantinya, dana tersebut bakal dipergunakan untuk pemberdayaan masyarakat langsung kepada penerimanya.

Senin, 09 Januari 2012

Perampokan Mobil Pengisian ATM BCA di Semarang

Masih ingat perampokan mobil pengisian ATM BCA di Semarang, Jawa Tengah? Uang tunai Rp 2.3 miliar di dalam mobil GrandMax berhasil dibawa kawanan perampokan 4 orang. Hasil penyelidikan internal di Polrestabes Semarang, Selasa (10/1/2012) menemukan sejumlah kejanggalan dalam peristiwa itu.

Sejumlah kejanggalan itu juga diakui Kepala Polrestabes Semarang, Komisaris Besar Pol Elan Subilan. Ada pun kejanggalan itu diantaranya waktu pengisian ATM dengan uang tunai besar salah karena sudah masuk tengah malam, yakni di atas pukul 22.00 lebih.

Petugas pengawalan yakni Bripka Eko S saat bertugas tidak membawa senjata api, baik pistol maupun senjata laras panjang sesuai standar pengawalan bank. Kemudian, saat bertugas Bripka Eko hanya mengenakan sandal jepit.

Yang lebih konyol lagi perampokan, telepon genggam Bripka Eko ditaruh di mobil yang dibawa kabur perampok. Akibatnya, dia tidak bisa cepat minta bantuan kepolisian yang lain. Selasa ini polisi itu dijadwalkan menjalani sidang disiplin di mapolrestabes Semarang.