Jumat, 09 Desember 2011

Program CSR

Fujitsu sebagai salah satu perusahaan di bidang IT mencoba membantu warga korban bencana letusan gunung merapi Yogyakarta melalui program CSR-nya. Memilih salah satu tempat yang menjadi daerah terparah terkena dampak usai letusan gunung merapi, yakni Jogoyudan. Beberapa rumah akan dibantu oleh Fujitsu untuk dibangun kembali setelah beberapa bagian rumah terlelap pasir akibat aliran larva dingin.

"Gerakan sosial ini dinamakan Fujitsu Volunter, malakukan tindakan pencegahan dan membantu mereka yang kurang mampu, yang berkonsentrasi untuk pembangunan rumah, oleh karena itu Fujitsu membantu mereka yang terkena dampak letusan merapi," ujar Setya Rahadi, Country Head Humar Resources General Services and Legal Fujitsu Indonesia.

"Kami akan coba membantu membangun 2 rumah dari 100 rumah yang di programkan oleh Human for Humanity. Ini adalah awal membangun sebuah semangat untuk kedepannya membuat aksi sosial yang lebih besar," lanjutnya di Jogoyudan, Yogyakarta. Saya yakin jika kita bisa melakukan pembangunan rumah ini bersama-sama, maka pembangunan di kawasan Jogoyudan akan segera selesai dikerjakan," simpulnya.

Menurut Thesada Yane Setiawan, koordinator volunter dari Habitat for Humanity, kawasan bencana Jogoyudan berada di tengah kota Yogyakarta dan ada di sepanjang aliran Kalicode. Daerah ini, terkena dampak larva dingin yang membawa pasir, bebatuan besar dan menyapu rumah di daerah ini.

""Kami akan membangun 100 rumah baru bagi keluarga yang ada di Jogoyudan. Selain itu juga akan membuat 4 toilet umum. Saat ini sudah berhasil membangun 8 rumah dan 3 rumah sudah layak huni," ujar Thesada.

"Daerah padat pemukiman, untuk pendistribusian bahan baku bangunan cukup sulit masuk, sehingga kami harus membangun alternatif berupa jembatan gondolayu untuk memasukan bahan bakunya," tambahnya. Kita berencana menargetkan pembangunan dua rumah yang dibantu khusus oleh Fujitsu di akhir bulan Desember," tandasnya.

Jumat, 18 November 2011

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, memastikan bahwa partainya tidak akan mempermasalahkan wacana kenaikan parliamentary treshold empat persen atau bahkan lebih.

"Kami sebetulnya percaya diri, tidak ada masalah. Akan ikut saja maunya mayoritas nanti bagaimana," ujar Prabowo di Hotel Kaisar, Jakarta, Jumat 18 November 2011.

Dengan demikian, Prabowo setuju usulan meningkatkan angka ambang batas parlemen untuk pemilu 2014, demi menyaring partai yang berkualitas mendapat kursi di DPR melalui pemilu.

"Saya kira kalau untuk mengembangkan demokrasi, memang perlu ada parliamentary treshold supaya benar-benar serius partai-partai yang ingin bertanding, jangan asal saja," kata Prabowo.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa kenaikan ambang batas parlemen tersebut sebaiknya jangan terlampau melonjak drastis. "Untuk tahapan demokrasi kita, saya kira tiga persen sudah cukup dan masuk akal. Tapi, kita sih confidence bahwa kita akan jauh di atas itu, jadi tidak ada masalah," ujar dia

Jadi, kalaupun parliamentary treshold dinaikkan menjadi empat persen atau lebih tidak ada masalah buat Gerindra? "Sebetulnya nggak ada masalah," jawab Prabowo.

Kamis, 27 Oktober 2011

Perubahan status daerah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju memastikan akan mengajukan usulan perubahan status daerah menjadi kota pada 2012. Karena itu, semua proses persiapan mulai dilakukan. Titik fokusnya meningkatkan penerimaan dari sektor jasa, sebab sektor ini yang menjadi salah satu indikator. Mamuju selama ini mengandalkan sumber daya alam (SDA) dibanding sumber daya manusia (SDM). Kebutuhan perubahan status sektor ekonomi menjadi hal yang strategis dilakukan Pemkab Mamuju.

Bupati Mamuju Suhardi Duka mengatakan, sektor jasa merupakan salah satu indikator kelayakan perubahan status kabupaten menjadi kota. Menurutnya, tingkat pendapatan Pemkab Mamuju dari sektor jasa masih sangat rendah. “Kota itu berlindung kepada pendapatan jasa, terutama dalam mengelola sumber daya manusia di daerah otonomi berkembang (DOB). Masyarakat juga perlu menyadari hal itu,”katanya.

Dalam persiapan perubahan status,Pemkab Mamuju belum mendapat posisi strategis dari sektor ekonomi. Keterlibatan stakeholder dalam mengelola SDM di Mamuju belum maksimal.Ditambah belum dicabutnya moratorium terkait mengelola pemekaran DOB. “Mau tidak mau Kabupaten Mamuju harus secepatnya dilakukan pemekaran dan perubahan status menjadi kota madya.

Kami berharap ke depan usulan perubahan status di Kabupaten Mamuju mendapat respons positif dari Pemerintah Pusat,”tuturnya. Di tempat terpisah, Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan Arsyal Aras mengatakan, rencana pemerintah itu sah-sah saja. Sebab status ibukota provinsi memang harus kota. Dia justru meminta kajian mendalam terkait pergeseran Kabupaten Mamuju.

“Butuh kajian dengan pihak terkait agar rencana grand design yang sementara dibahas di DPR RI tidak bertentangan dengan rencana kami,” ujarnya. Wacana yang berkembang baik di eksekutif maupun legislatif, ada dua kecamatan yang bisa dijadikan sebagai kabupaten, yakni Kecamatan Kalukku dan Topoyo.

Daerah terakhir ini yang lebih kuat menjadi kabupaten baru, yakni Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Rencana pemekaran sudah diajukan ke Pemerintah Pusat, tapi terkendala oleh moratorium. Meski sudah berkali-kali anggota DPR RI meninjau kawasan ini, kepastian pemekaran masih belum terealisasi.

Himpunan Pelajar Mahasiswa

Himpunan Pelajar Mahasiswa (Hipma) Gowa mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperjelas status hak pakai asrama mahasiswa Kajenjeng di Jalan Kajenjeng Raya,Antang, Kota Makassar.

Hal itu disampaikan mahasiswa dengan berunjuk rasa di depan Kantor Pemkab dan DPRD Gowa, sekitar pukul 11.00 Wita, kemarin. Dalam aksi demo tersebut, puluhan mahasiswa dan pelajar ini menutup sebagai badan jalan dan membakar ban. Mereka menilai, selama 25 tahun gedung asrama mahasiswa ini dikuasai oknum tertentu.

Bahkan, satu dari lima unit gedung asrama mahasiswa Kajenjeng diduga dijual oknum anggota Dewan. Koordinator aksi Hipma Gowa Muh Asri meminta ketegasan kepada Pemkab Gowa selaku pemilik aset agar memperjelas status pengelolaan asrama mahasiswa Kajenjeng. “Kami mendesak Pemkab dan DPRD segera memanggil oknum yang menguasai asrama mahasiswa tersebut,” katanya di hadapan wartawan.

Lima oknum menguasai lima unit gedung asrama mahasiswa. Kelimanya merupakan kader Hipma dan merupakan penggagas pembangunan asrama mahasiswa di Antang, Makassar. “Kami bersama mahasiswa Gowa lain akan memperjuangkan hingga ada kejelasan status pengelolaan asrama mahasiswa itu,”tutur dia. Ketua Hipma Gowa Usman Baddu mengatakan, pihak Pemkab secepatnya memperjelas kepemilikan gedung asrama mahasiswa agar segera difungsikan kembali para mahasiswa Gowa.

Setelah berorasi di depan Kantor Pemkab Gowa, puluhan mahasiswa dan pelajar ditemui Kepala Kesatuan Bangsa Gowa Hasan Hasyim dan Kepala Bagian Humas Pemkab Arifuddin Saeni. Setelah bernegosiasi, para mahasiswa berdialog di panggung upacara Syekh Yusuf, Sungguminasa.

Hasan Hasyim meminta para mahasiswa membuka dialog dengan menghadirkan pihak terkait, termasuk oknum yang diduga menguasai asrama mahasiswa. “Saya meminta membuka dialog dengan menghadirkan oknum yang terlibat permasalahan asrama mahasiswa itu agar kasus ini ada kejelasan,” ujarnya. Persoalan adanya oknum yang menguasai, bahkan menjual asrama perlu ditelusuri lebih lanjut.“Persoalan itu perlu ada penelusuran dan pertemuan semua pihak terkait,” pungkasnya.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Terdapat enam kali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji

Dari 22 kelompok terbang (kloter) calon jamaah haji (calhaj) embarkasi Palembang yang akan diberangkatkan pada 2–29 Oktober, terdapat enam kali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji(PPIH) tidak melakukan penerbangan calhaj ke Mekkah, yaitu pada 7, 11, 17, 23, 27, dan 28 Oktober.

Kepala Bagian Humas Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Syaifuddin Latief mengatakan, jadwal penerbangan tersebut telah ditetapkan dan diatur pihak Garuda, selaku pelayan jasa transportasi penerbangan seluruh calhaj Indonesia. “Kita hanya menuruti sesuai aturan mereka, karena mereka diberi kewenangan penuh untuk mengatur jadwal penerbangan calhaj. Dengan harapan, semua rangkaian ibadah tetap bisa dilaksanakan tanpa adanya keterlambatan atau tergesa-gesa takut tidak terkejar,” ujarnya.

Sesuai jadwal, kemarin tidak ada calhaj yang diterbangkan ke Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi. Namun, bukan berarti kegiatan asrama haji kosong.Asrama haji pada pukul 14.00 WIB tetap diisi calhaj yang masuk dari kloter VI, yaitu dari KBIH Ar Rahma yang jumlahnya mencapai 355 calhaj. Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumsel H Najib Haitami memastikan, setelah keberangkatan calhaj kloter V kemarin, tercatat jumlah calhaj asal Sumsel yang sudah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 359 jamaah.

Menurutdia,berdasarkaninformasi yang didapat dari Nizar, seorang panitia haji yang tergabung dalam panitia nonkloter di Mekkah, hingga kemarin seluruh calhaj asal Sumsel dalam keadaan sehat dan sedang menjalankan ibadahnya masingmasing. Bahkan, sudah tiga hari ini calhaj dari kloter I, II, dan III, dan IV sedang melakukan ritual Arbain, yaitu mengerjakan salat fardhu 40 waktu secara berturut turut selama delapan hari.

Jumat, 15 Juli 2011

Warga Kamboja mengincar kesempatan kerja di Thailand

Berbondong-bondong warga Kamboja mengincar kesempatan kerja di Thailand. Menurut catatan Deputi Direktur Jenderal dan Pelatihan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga Kerja Kamboja Hou Vuthy, tahun ini lebih dari 80.000 warga Kamboja sudah bersiap-siap bekerja di Vietnam. Thailand, bagi negara-negara kawasan seperti Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos, terhitung sebagai negara maju secara ekonomi.

Pemerintah Thailand, sebagaimana warta Xinhua pada Jumat (15/7/2011), memberi tenggat pendaftaran kesempatan kerja itu pada Kamis kemarin. Pemerintah Thailand menganggap penting kebijakan ini lantaran orang Kamboja paling sering menjadi tenaga kerja ilegal. Jadilah kini mereka "tenaga kerja Kamboja" alias "TKK" yang sah.

Pemerintah Thailand yang sudah meneken perjanjian dengan Kamboja bakal menjamin secara hukum para pekerja Kamboja tersebut. Setidaknya, mereka tak akan terkena ancaman deportasi.

Thailand, bagi negara-negara kawasan seperti Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos, terhitung sebagai negara maju secara ekonomi. Alhasil, ratusan ribu tenaga kerja asal tetangga itu beramai-ramai mencari nafkah di Thailand.

Thailand sendiri menerapkan peraturan tegas untuk para tenaga kerja migran itu. Hasilnya, bulan lalu, 454.449 tenaga kerja asal Kamboja, Laos, dan Myanmar harus berurusan dengan pihak berwenang demi mendapatkan status pekerja legal. Kalau tidak, ancaman deportasi bakal mereka terima. Demikian catatan online Ikut Ngeblog yang berjudul Warga Kamboja mengincar kesempatan kerja di Thailand.

Selasa, 12 Juli 2011

Tim renang Australia

Tim renang Australia siap menunjukkan determinasinya pada World Championship di Shanghai. Australia yang pernah menjadi empat kali juara dunia dan memegang rekor dunia tiga kali ini tidak ingin mengulang kejadian mengecewakan dua tahun lalu.

Kami hanya memenangkan empat medali di Roma pada 2009 dan itu mengecewakan. Karena itu, kami ingin total di Shanghai," papar pelatih renang Australia, Leigh Nugent. Nugent sangat berharap Australia bisa menampilkan peforma terbaiknya, karena hasil di kejuaraan dunia ini akan menentukan peringkatnya di dunia.

"Shanghai akan menjadi tempat yang fantastis untuk kejuaraan dunia renang ini, dan ini akan menjadi ajang pertama setelah di Roma, di mana perenang-perenang kelas dunia bertanding di kolam yang sama," tutur Nugent.

Tim putri Australia, pada ajang ini merupakan kandidat terkuat karena ada tiga perenang mereka yang memegang gelar juara dunia pada tiga bidang berbeda--Jessicah Schipper (200m gaya kupu-kupu), Marieke Guehrer (50m gaya kupu-kupu), dan Melissa Gorman (5000m gaya bebas)--dan tiga kali juara Olimpiade, Stephanie Rice.

Rice, yang menjadi andalan Australia, baru kembali setelah pulih dari cedera bahu yang memaksanya keluar dari pertandingan Commonwealth Games 2010. "Saya sangat senang untuk memberikan yang terbaik sejak pulih dari cedera," papar Rice.

Selain Rice, perenang pria andalan Australia adalah Christian Sprenge yang memegang rekor dunia pada 200m gaya dada dengan catatan waktu 2:07.31. Demikian catatan online Ikut Ngeblog yang berjudul Tim renang Australia.

Kamis, 24 Maret 2011

Angkatan Udara Perancis menyerang pangkalan udara Libya

Angkatan Udara Perancis menyerang pangkalan udara Libya pada Kamis (24/3/2011) dini hari, kata seorang juru bicara staf umum militer Perancis, Thierry Burkhard dalam jumpa pers. Serangan dalam semalam itu menargetkan pangkalan yang terletak sekitar 250 kilometer di garis pantai Libya selatan, kata Burkhard.

Serangan udara tersebut dilancarkan oleh jet tempur Rafale dan Mirage 2000-D, kata dia. Tapi, Burkhard tidak memberikan letak khusus pangkalan udara tersebut. Dia juga menolak untuk menjelaskan kerusakan yang terjadi di pangkalan tersebut dengan mengatakan bahwa hal itu rahasia.

Perancis merupakan pendukung keterlibatan militer asing di Libya dan mengakui telah menghancurkan lebih dari sekitar 10 kendaraan lapis baja milik pemerintah Moammar Khadafy.

Menteri Luar Negeri Perancis, Alain Juppe pada Kamis dini hari mengatakan bahwa operasi koalisi akan berlanjut namun tidak akan berlangsung lama. "Periode yang dibutuhkan dapat berlangsung selama beberapa hari atau pekan lebih lama, namun tidak dalam bulanan," tambah Juppe dalam wawancara dengan stasiun radio setempat. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Angkatan Udara Perancis menyerang pangkalan udara Libya.

Senin, 07 Februari 2011

Jemaah Ahmadiyah

Sekitar seribuan warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menyerang Jemaah Ahmadiyah di Desa Umbulan setempat, Minggu (6/2/2011) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Perlindungan Masyarakat dan Politik Kabupaten Pandeglang Futoni Sy ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut. "Saya sudah mendapat laporan dari Camat Cikeusik dan intelijen di lapangan, memang terjadi bentrokan antara warga dengan pengikut Ahmadiyah," katanya.

Futoni menjelaskan, bentrokan itu dipicu kedatangan sejumlah Jamaah Ahmadiyah dari luar daerah. Akibat kejadian itu, kata dia, satu kendaraan roda empat dibakar masa, satu unit dimasukan ke dalam jurang, dan satu unit rumah dirusak.

Mengenai korban, ia mengaku, baru mendapat laporan adanya korban yang mengalami luka-luka yang langsung dilarikan ke rumah sakit di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Jemaah Ahmadiyah.

Minggu, 23 Januari 2011

Tim pencari

Tim pencari dari Polres Pulau Seribu, Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Metro Jaya dan Basarnas, hingga kini masih berupaya mencari lima korban kapal nelayan KM Sumber Rezeki yang tenggelam di perairan Lampu Putih, Lampung.

Kapolres Pulau Seribu, AKBP Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, kapal nelayan milik warga Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, KM Sumber Rezeki, tenggelam pada Selasa malam 18 Januari 2011 sekitar pukul 23.00 WIB di sekitar perairan lampu Putih, Lampung.

"Kapal nelayan itu sedang lego jangkar di tengah laut. Lalu hancur dan tenggelam setelah ditabrak kapal kargo yang belum diketahui identitasnya," kata Hero, Minggu 23 Januari 2011.

Kapal tersebut berisi delapan awak buah kapal (ABK), namun yang berhasil menyelamatkan diri hanya tiga orang, dan lima lainnya dinyatakan hilang.

Tiga ABK yang selamat, yaitu Madin (35), Anen (55), dan Kosim (20), ditolong oleh kapal tongkang batu bara yang sedang berlayar dari Kalimantan ke Cilegon, Banten. Sementara itu, lima ABK lainnya, Dian (20), Murta (25), Jaya (31), Agus (19), dan Jaenal (34), hingga saat ini belum ditemukan.

Korban yang selamat, menurut Hero, dijemput di Pelabuhan Cilegon dan saat ini sedang dalam penanganan medis di Puskesmas Pulau Kelapa, karena terluka dan mengalami syok.

"Mereka berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri. Selama empat hari mereka bertahan hidup, dengan berpegangan kayu hancuran kapal yang mengapung di tengah laut," tutur Hero.

Tidak satu pun korban yang bisa melihat identitas kapal kargo yang menabrak mereka, karena gelap. "Mereka mengalami luka-luka akibat digigit ikan, dan cumi-cumi," tuturnya.

Untuk mencari identitas kapal kargo yang menabrak, Hero akan melakukan koordinasi dengan Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Priok. "Kami juga akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di wilayah terjadinya kecelakaan tersebut," ujar Hero. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Tim pencari.

Kamis, 20 Januari 2011

Anak muda Indonesia

Anak muda Indonesia sekarang ini kurang memiliki kebanggaan terhadap bangsanya. Mereka kurang peduli terhadap sejarah. Padahal, tanpa memahami sejarah, anak muda akan sulit memaknai perjuangan dan jati diri bangsanya.

Demikian kritik Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang disampaikannya dalam kuliah umum di hadapan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan-Abdi Negara (STIP-AN), Jakarta, Kamis (20/1/2011). "Saya selalu dibilang kolot sama anak-anak muda karena masih mengingat dan mempertahankan sejarah. Tapi, apakah mereka masih ingat jati diri bangsa ini waktu diperjuangkan agar merdeka dari penjajahan. Kita semua harusnya tahu sejarah agar kita bisa mengetahui apa yang mau dilakukan untuk bangsa kita," kata Megawati.

Ia berpendapat, anak muda Indonesia saat ini kurang memupuk rasa kebanggaan terhadap bangsa dan lebih mementingkan modernisasi tanpa melihat masa lalu dan sejarah perjuangan Indonesia yang dengan keras membebaskan diri dari penjajahan.

"Jati diri bangsa kita mulai luntur tanpa kita tahu siapa kita sebenarnya. Kita ini besarnya sama dengan Amerika dan negara-negara lain, tapi anak muda sekarang tidak memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Katanya, masa lalu jadi whatever. Menurut saya, itu tidak benar. Mereka hanya memikirkan modernisasi, padahal modernisasi tidak datang dari mesin, tapi dari otak dan perasaan yang mesti menjadi satu untuk bangsa juga," kata Megawati.

Megawati dalam kuliah umumnya juga menekankan pentingnya anak muda dan rakyat Indonesia menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar negara. Kritik ini disampaikan agar anak muda Indonesia termasuk mahasiswa-mahasiswi STIP-AN, yang suatu saat nanti akan menjadi pemimpin bangsa, selalu mengedepankan jati diri bangsa dan Pancasila. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Anak muda Indonesia.

Cirus Sinaga

Jaksa peneliti Cirus Sinaga hingga kini belum juga ditetapkan sebagai tersangka, baik dalam kasus mafia peradilan dengan salah satu terdakwa Gayus H Tambunan maupun dalam kasus dugaan pemalsuan rencana tuntutan Gayus H Tambunan untuk perkara yang sama.

Padahal, nama Cirus Sinaga disebut-sebut Gayus sebagai salah satu penerima suap dalam perkaranya di Pengadilan Negeri Tangerang. Cirus juga disebut Gayus sebagai penyedia dua berkas rencana tuntutan (rentut) yang dibeli Gayus senilai 50.000 dollar AS melalui mantan pengacaranya, Haposan Hutagalung.

Atas perkara dugaan pemalsuan rentut, Kejaksaan Agung telah mengeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (SPDP) terhadap Cirus Sinaga sebagai terlapor November tahun lalu. Namun, hingga kini sikap Polri terhadap status Cirus tampak berubah-ubah.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Ito Sumardi pernah menetapkannya sebagai tersangka. Namun, ketika diperiksa Polri minggu lalu, status Cirus dikatakan masih sebagai saksi. Pihak kepolisian selama ini selalu berkelit bahwa belum ditemukan bukti yang cukup untuk menjerat Cirus. Namun, hari ini, Kamis (20/1/2011), Komjen Ito Sumardi mengatakan bahwa bukti yang dikumpulkan terkait keterlibatan Cirus Sinaga sudah cukup.

"Tentu kami harus kumpulkan bukti dulu. Karena bukti sekarang sudah ada dan cukup. Yah, tunggulah. Dalam waktu dekat, tentunya bisa melihat sejauh mana yang sudah dilakukan Polri," katanya seusai rapat pimpinan Polri di Jakarta.

Namun, ketika ditanya mengapa Cirus tidak juga ditetapkan sebagai tersangka, Ito tidak memberikan jawaban yang pasti. Dia hanya menjawab bahwa hal tersebut mungkin terjadi. "Yah, bisa saja," katanya.

Kendati demikian, secara tersirat Ito mengakui adanya kendala teknis dalam penyelidikan terkait Cirus. Atas kendala teknis tersebut, kata Ito, Presiden mengeluarkan 12 instruksinya untuk memotong birokrasi yang membelit di antara institusi kejaksaan dan Polri.

"Jadi terbentuklah yang namanya joint investigation team, tim investigasi gabungan, sehingga tidak ada lagi birokrasi harus minta izin ke instansi ini, itu, karena semua terlibat," tutur Ito.

Pihak kepolisian pun membantah tudingan Gayus yang mengatakan bahwa Polri tidak berani mengungkap kasus Cirus. "Kita buktikan saja. Jangan katanya dia. Kita buktikan bawa Polri bekerja secara profesional dan proporsional, tidak menutup-nutupi," kata Ito.

Bukti faks

Secara terpisah, Direktur I Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Agung Sabar Santosa mengatakan, kesulitan menetapkan Cirus sebagai tersangka adalah dalam mencari alat bukti. Pihak kepolisian masih berupaya mencari runtutan faksimile yang menjadi media bocornya rentut Gayus tersebut. "Belum, belum, kami belum menemukan," katanya.

Diduga, rencana tuntutan Gayus tersebut dibocorkan melalui faksimile. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Cirus Sinaga.

Satuan Tugas

Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum selayaknya dipertahankan dan didukung, bukan dibubarkan. Sebab, Satgas selama ini membantu upaya percepatan pemberantasan mafia hukum dengan berkoordinasi dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Pemeriksa Keuangan, kejaksaan, kepolisian, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, dan sebagainya.

"Oleh sebab itu, Satgas harus didukung karena semangatnya memberantas korupsi," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (20/1/2011). Ia mengatakan, hal ini terkait dengan desakan sejumlah pihak yang meminta Satgas dibubaran menyusul tudingan Gayus kepada Satgas.

Julian menyatakan, sejumlah tuduhan Gayus kepada Satgas perlu pembuktian lebih lanjut. Terlebih Satgas telah memberikan klarifikasi atas apa yang dituduhkan Gayus. Presiden, kata Julian, meminta tuduhan-tuduhan Gayus ditindaklanjuti.

"Presiden mengatakan, kebenaran yang sebenar-benarnya dan fakta yang benar-benar terjadi itu harus dibuktikan, diungkapkan, karena kebenaran di atas segalanya. Dan, hukum tidak pandang bulu dan tidak boleh ada perbedaan dalam kategori apa pun," katanya.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR, Nudirman Munir, mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera membubarkan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum pascapernyataan Gayus Tambunan tentang dugaan rekayasa politisasi kasusnya oleh sejumlah anggota Satgas.

"Satgas sudah salah dalam bermain. Topeng-topeng yang mau dia tutupin ternyata terbuka lebar. Kalaupun Satgas mau tetap ada, ganti orangnya. Kalau enggak, bubarkan. Penegak hukum yang ada saja yang diperkuat," katanya di Gedung DPR, Kamis.

Desakan untuk membubarkan Satgas juga disampaikan anggota Komisi III, Bambang Soesatyo, yang juga berasal dari Fraksi Golkar. "Satgas dalam posisi yang tidak benar. Jadi, bubarkan saja," ungkapnya. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Satuan Tugas.

Jumat, 07 Januari 2011

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Hukum dan HAM akhirnya juga menonaktifkan Kepala Subseksi Registrasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bojongeoro, Jawa Timur.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Jumat (7/1/2011), menjelaskan, sementara tugas Atmari dikerjakan pegawai yang lain. Atmari dinonaktifkan sampai semua persoalan terkait penukaran napi Kasiem dengan Karni jelas.

Tim investigasi internal Kanwil Depkumham akan melaporkan semua temuan pemeriksaan internal ke pimpinan. "Kalau nanti dinilai terlibat bisa jadi dikenai sanksi tergantung bobot pelanggaran. Jika ringan dikenai sanksi administrasi, jika berat bisa diberhentikan dari PNS," katanya.

Atmari enggan berkomentar. Atmari telah menjalani pemeriksaan dari Kanwil Kemenkumham, kepolisian, Satgas Pemberantasan Mafia hukum, hingga Inspektorat Jenderal Kemenkumham. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Kementerian Hukum dan HAM.

Rabu, 05 Januari 2011

Denny Indrayana

Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana menduga, kepergian terdakwa kasus korupsi pajak Gayus HP Tambunan ke Singapura, Kuala Lumpur, Malaysia, dan Makau, China, pada September 2010, tak lepas dari upaya menutup usahanya yang berkaitan dengan mafia pajak dan mafia peradilan. "Ini terkait dengan penyelamatan aset yang dia punya," kata Denny kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (5/1/2011).

Ia menekankan, dugaannya memerlukan bukti-bukti dan penyelidikan lebih lanjut. Lantas, apa dasar dugaan tersebut? Denny tidak menjawabnya secara lugas. "Hukum itu logic, rasional," katanya singkat tanpa penjelasan.

Sementara itu, hampir dipastikan sosok Sony Laksono adalah Gayus Tambunan. Hal ini didasarkan pada paspor yang dimiliki Kementerian Hukum dan HAM dan manifes penerbangan Indonesia AirAsia. "Berdasarkan manifes AirAsia, Devina memang duduk dekat Gayus," kata Denny.

Terlebih, anggota Komisi X DPR, Roy Suryo, yang juga pakar telematika, memastikan bahwa foto yang terdapat di paspor Sony Laksono identik dengan foto mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak golongan IIIA tersebut. Demikian catatan online Ikut Ngeblog tentang Denny Indrayana.